Tampilkan postingan dengan label BRI. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label BRI. Tampilkan semua postingan

29 November 2024

, ,

BRImo Lebih dari Sekadar Aplikasi Mobile Banking

 


“Bun, gimana kalau kita adopsi anak?”

“What….” kaget

“Atau, bawa ponakan Bunda yang di Tanjungpinang, kalau tidak cari anak yang bisa di adopsi”

Ucapan itu terlontar dari pria yang sudah 17 tahun hidup bersamaku. Seketika saya hening berpikir  belum siap mengasuh anak orang untuk dijadikan seperti anak sendiri. Terlebih kami sudah memiliki buah hati si Cinta, khawatir kan tidak bisa berlaku adil.

“Jangan lah Yah, belum siap. Kalau mau, ngurus anak panti asuhan aja! Jadikan kita bisa mengasuh mereka tanpa tinggal serumah.”

Itu lah obrolan kami setelah pindah dari Denpasar ke Kabupaten Jembrana. Semenjak pindah dari Denpasar memang kegiatan Pak Su banyak memiliki waktu luang. Sewaktu di Denpasar kerjaan fulltime bisa seharian di kantor sekarang berbanding terbalik seharian di rumah, karena pekerjaan saat ini Pak Su lebih fokus di penjualan online sparepart laptop dan service komputer.


Awal pindah kami masih kebingungan mau buka usaha apa. Di Denpasar kami membuka usaha jasa kursus komputer.  Ketika itu yang kursus di tempat kami banyak dari pelajar, mahasiswa, bahkan pekerja. Setelah pindah di Kabupaten Jembrana  jasa kursus komputer masih sulit untuk dijalani, selain jumlah penduduk yang tidak sebanyak di Denpasar, sebagian besar warga di sini memang penduduk asli Jembrana untuk usia mahasiswa ataupun pekerja produktif tidak terlalu banyak ditambah lagi daerah ini memang bukan target tempat wisata sehingga kami mencoba berjualan sparepart laptop  yang dipasarkan secara online dan offline dengan pertimbangan masih sedikit yang membuka usaha penjualan sparepart laptop di sini.

 

Slowly But Sure, BRImo Melancarkan Usaha Online

Ragu tentu saja menghantui, apakah bisa laku?  Tapi tidak ada salahnya untuk mencoba slowly but sure itulah yang kami lakukan sehingga 6 bulan berikutnya, perlahan-lahan usaha penjualan sparepart laptop mulai berjalan. Memiliki jasa penjualan online tentu saja tidak bisa lepas dari perbankan. Salah satu pilihan rekening utama kami adalah Bank BRI. Kami memilih BRI karena pelanggan sering meminta no rekening BRI ketika melakukan transaksi.


Tidak dipungkiri BRI pada akhir tahun 2022 telah memiliki 449 unit kantor cabang dan 13.863 unit ATM dengan pengguna lebih dari 36 juta user dapat bertransaksi dengan menggunakan QRIS, hingga EDC merchant BRI sehingga ketika customer ingin berbelanja maka mereka akan mudah untuk melakukan transaksi pembayaran.

 

BRImo merupakan financial super app untuk Transaksi & Digitalisasi BRI nasabah kapan pun dan di mana pun. Transaksi yang ditawarkan beragam, mulai dari online on boarding baik dari dalam maupun luar negeri, pembayaran, pembelian, investasi, asuransi, hingga pencatatan keuangan. Bergerak di usaha dalam bidang online tentu sangat memudahkan kami dalam pengiriman barang dengan aplikasi BRImo.


           

Merajut Tali Kasih dengan BRImo

Perlahan usaha yang kami rintis mulai berjalan, kami pun tidak lupa untuk menyisihkan penghasilan untuk berbagi dan menunaikan kewajiban berzakat ke salah satu Panti Asuhan yang terdekat.  Awalnya kami memberikan sumbangan secara langsung, akan tetapi karena kesibukan kami melakukan transfer lewat BRImo. Dulu pikiran saya masih kolot, takut menginstal aplikasi perbankan di HP, takut terjadi pencurian data terlebih lagi kasus-kasus penipuan merebak di masyarakat hingga saya masih bertahan dengan cara konvensional melakukan penarikan atau transfer melalui teller atau pun melalui ATM. Akan tetapi hal itu cukup memakan waktu. Terlebih ketika belanja online ataupun pengeluaran rutin bulanan pembelian paket internet, token listrik, berbagi untuk orang tua dan sumbangan-sumbangan sering tertunda tidak bisa sat set karena harus ke ATM terlebih dahulu.

Saya sering terjebak dengan rasa takut untuk mengubah gaya hidup konvensional dengan teknologi. Dulu saya khawatir menggunakan mesin cuci takut karena baju tidak bersih dan cepat rusak tapi setelah saya menggunakannya apa yang saya pikirkan terpatahkan dengan hasil, tenaga dan waktu yang dapat saya gunakan untuk hal yang produktif. Begitu juga dengan BRImo apps awalnya saya khawatir dengan pencurian data dan kehilangan uang akan tetapi setelah saya menggunakan BRImo banyak hal yang memudahkan saya yang dapat bertransaksi kapan saja dan dimana saja.

Ditambah lagi saya termasuk tipe yang mager, ke warung dekat rumah saja malas, apalagi ke ATM. Tidak jarang ketika melakukan transaksi online, maupun berbagi ke panti sering tertunda karena belum di transfer. Sehingga sering mengalami kejadian tidak mendapatkan tiket kereta/pesawat hanya karena tidak segera transfer. Belanja sering ter-cancel karena tidak segera melakukan pembayaran, uang belanja anak yang sering terlambat karena lupa untuk ditransfer, token listrik habis harus membeli keluar rumah. Berdasarkan pengalaman tersebut saya memantapkan hati untuk menginstal aplikasi BRImo, saat itu saya melakukan registrasi melalui kantor cabang. Tapi jika konsumen sibuk tidak sempat ke kantor Bank BRI bisa dilakukan secara mandiri.

BRImo app berhasil diinstal di gawai (dokpri)

Berikut ini langkah-langkah menginstal aplikasi BRImo di gawai tanpa harus ke Bank.

  • Download Aplikasi BRImo di Google Play Store maupun App Store
  • Gunakan internet yang aman hindari pemakaian free wifi
  • Klik setuju beberapa syarat pemasangan aplikasi sesuai yang diminta, jika aplikasi sudah terinstal, maka akan tampil menu login untuk pengguna lama dan pendaftaran akun baru untuk pengguna yang belum memiliki akun kemudian klik Daftar Sekarang.
  • Input data diri yang diminta seperti: nama lengkap, email aktif, tanggal kelahiran, nomor ponsel, dan juga jenis kelamin.
  • Klik centang kotak persetujuan syarat dan ketentuan pada bagian bawah biodata diri lalu klik “Lanjut”.
  • Langkah selanjutnya adalah membuat password, dari gabungan huruf kapital, huruf kecil, dan juga angka.
  • Lakukan verifikasi password, kemudian klik “Lanjutkan”.
  • Tunggu beberapa saat sampai nomor ponsel customer mendapatkan SMS dari BRI yang berisi kode OTP (agar SMS bisa masuk, nomor ponsel customer harus memiliki pulsa yang cukup).
  • Masukkan kode OTP yang didapatkan ke BRImo. Kemudian klik “Lanjutkan”.

Jika pendaftaran berhasil, maka customer akan langsung diarahkan untuk login dengan akun baru yang sudah dibuat. Ketika sudah berhasil login, maka customer akan masuk ke halaman beranda aplikasi BRImo. Pada halaman ini ada informasi menu seputar tarik tunai tanpa perlu ke ATM, pembayaran, pembelian, transfer, hingga pengajuan kredit via online.

 


Kemudahan dan Manfaat Transaksi dengan BRImo

Dengan BRImo, nasabah tidak perlu lagi repot-repot datang ke cabang bank untuk melakukan transaksi. Semua dapat dilakukan dengan mudah melalui smartphone kapan saja dan di mana saja. Hal ini sangat bermanfaat bagi nasabah yang memiliki mobilitas tinggi atau yang ingin melakukan transaksi di luar jam kerja. Selain itu PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) tbk memiliki program BRImo FSTVL sebagai program apresiasi untuk seluruh nasabah tabungan BRI pengguna Super Apps BRImo. Dengan mengikuti program ini nasabah memiliki kesempatan untuk memenangkan hadiah yang menarik. BRImo FSTVL merupakan aksi nyata BRI dalam memberikan layanan perbankan digital yang inovatif dan terpercaya. Untuk info lengkapnya silakan buka tautan berikut ini https://brimofstvl.bri.co.id/


Digitalisasi Untuk Kemanusiaan

Semenjak kami berbagi di Panti,  Pak Su jadi sering mengobrol dengan pengasuh menanyakan dari mana saja sumber dana Panti untuk memenuhi kebutuhan anak-anak seperti biaya makan dan sekolah. Pengasuh mengatakan sumber dana yang didapatkan hanya berharap dari donatur. Mendengar itu akhirnya Pak Su mengusulkan untuk dibuatkan web panti dan sosmed agar lebih banyak lagi yang mengetahui keberadaan panti dengan harapan agar lebih banyak lagi donatur yang menyumbang ke Panti dan menyarankan panti untuk membuka rekening BRI agar mudah  donatur melakukan transfer.

 

Bukti transfer donatur ke rekening panti (dok panti)

Tiga hari kemudian web untuk panti pun dibuat  dan  intensitas pertemuan kami dengan pengurus dan pengasuh panti menjadi sering untuk mendapatkan berita atau informasi tentang panti  yang akan di posting ke dalam web. Dalam waktu seminggu web panti telah release dengan nama https://www.pantiasuhanyatimpiatu.or.id/ Sebulan kemudian pengurus Panti bersilaturahmi ke rumah untuk mengajak Pak Su dan saya untuk menjadi bagian dari pengurus. 

Awalnya saya dan Pak Su ragu apakah bisa mengemban amanah tapi setelah dijelaskan menjadi pengasuh merupakan kegiatan yang mulia dan dapat menjadi ladang amal, akhirnya Pak Su pun menyanggupi karena tidak ada salahnya ikut dalam kegiatan baik ini mengurus anak panti asuhan yang memerlukan asuhan dan bimbingan serta pendidikan untuk bekal mereka di masa depan. 

Berbagi itu bukan hanya tentang materi tetapi juga tentang waktu, tenaga, pikiran, perhatian, senyuman karena setiap bentuk berbagi memiliki kekuatan untuk mengubah hidup seseoarang -Cikgu Rita-

 

Rapat bersama pengurus panti (dokpri)

Kami terus berusaha melakukan yang terbaik agar panti asuhan tetap berjalan. Melihat kondisi pemasukan panti yang berasal dari donatur drastis menurun pada masa pandemi membuat kami beberapa kali mencoba mengajukan proposal  agar mendapatkan bantuan dana yang dapat dikembangkan sebagai usaha di Panti.  Dari sekian proposal akhirnya ada yang menyetujui yaitu proposal dana bantuan yang akan digunakan untuk pembuatan kolam lele dengan tujuan  agar panti bisa mendapatkan pemasukan dari penjualan lele selain dari pemasukan donatur karena sebelumnya di Panti Asuhan putra sudah pernah  membuat kolam lele ala kadarnya yang pada saat itu hasilnya tidak maksimal. Maka dari kesempatan yang ada ketika mengajukan proposal kepada para donatur akhirnya panti mendapatkan dana bantuan untuk pembuatan kolam lele serta budi daya lele yang sebagian besar di transfer oleh para donator melalui BRImo apps.

 

Peresmian bantuan kolam lele dan bibit lele di panti asuhan Muhammadiyah Jembrana
(dok panti)


Aplikasi BRImo banyak membantu dan memudahkan pekerjaan kami, baik itu untuk keperluan pekerjaan ataupun keperluan rumah tangga juga kegiatan sosial untuk berbagi antar sesama. Kegiatan donasi dapat dilakukan dengan mudah dengan aplikasi BRImo baik via transfer maupun via menu Donasi hingga pembayaran zakat tersedia pada aplikasi BRImo. BRImo telah membuktikan dirinya sebagai solusi perbankan digital yang inovatif dan mudah digunakan. Dengan fitur-fitur yang lengkap dan terus berkembang, BRImo telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari jutaan nasabah BRI. Melalui BRImo, BRI terus berkomitmen untuk memberikan layanan perbankan terbaik bagi seluruh nasabah.

 

Referensi

https://bri.co.id/brimo/#:~:text=BRImo%20merupakan%20financial%20super%20app%20untuk%20beragam%20transaksi,negeri%2C%20pembayaran%2C%20pembelian%2C%20investasi%2C%20asuransi%2C%20hingga%20pencatatan%20keuangan.

https://brimofstvl.bri.co.id/

https://id.wikipedia.org/wiki/Bank_Rakyat_Indonesia#:~:text=Untuk%20mendukung%20kegiatan%20bisnisnya%2C%20hingga%20akhir%20tahun%202022%2C,Hong%20Kong%2C%20Singapura%2C%20Cayman%20Islands%20dan%20Taiwan.%20%5B2%5D%5B3%5D

 

 


Continue reading BRImo Lebih dari Sekadar Aplikasi Mobile Banking

11 September 2022

, , , ,

Lindungi Diri Dari Kejahatan Siber Dengan Literasi Digital

 


Selayang Pandang

Dua minggu lalu Cikgu mendapat info tentang lomba blog yang diadakan oleh BRI untuk memanggil Para Penyuluh Digital dengan tema Menjadi Nasabah Bijak Lindungi Diri Dari Kejahatan Siber. Sepintas ketika membaca tema Cikgu teringat dengan berita yang pernah viral  yaitu kasus penipuan yang dialami oleh salah satu nasabah BRI dari Sumatera Barat yang kehilangan uangnya sebesar 1,1 Milyar  karena mendapat pesan Whatsapp tentang pemberitahuan perubahan biaya transfer.

Sumber kiriman dari WA

Dalam pesan tersebut si pelaku mengatasnamakan diri sebagai salah satu pegawai BRI dan mengeshare INFO BANKBRI dan menginformasikan tentang perubahan biaya transaksi baru sebesar Rp.150.000,- jika nasabah tidak setuju dengan biaya tarif baru nasabah harus melakukan konfirmasi dengan mengisi data formulir dengan benar. Tidak setuju dengan biaya tarif baru maka sitarget  melakukan apa yang diperintahkan pelaku yaitu, mengisi formulir dengan link yang telah diberikan dimana data yang diminta berupa  username, password dan PIN. Hasilnya sesuai harapan sipelaku, dalam waktu singkat uang si target telah lenyap sebesar 1.1 Milyar.

Sumber: TribunNetwork

 

Cerita di atas adalah salah satu contoh kasus viral yang sempat heboh dijagat maya. Tentu saja masih banyak kasus penipuan yang terjadi selain kasus ini.  Pada saat di sekolah Cikgu berdiskusi sesama rekan guru apakah mereka pernah mengalami peristiwa penipuan, jawabannya hampir sama sering mendapatkan pesan memenangkan undian berhadiah, mereka tidak pernah hiraukan,  tetapi kerabat dekat, maupun tetangga  mereka pernah mengalaminya.

 

Kasus Kejahatan Siber yang Terjadi di Masyarakat

Pada saat jam istirahat teman-teman guru sedang berkumpul di ruang perpustakaan.



“Hi friends (kebetulan ini guru muda yang masih fresh graduate)

“Iya Bu”

“Punya pengalaman gak, mendapatkan pesan yang mengatasnamakan BRI?”

“Saya gak sih, cuma teman pernah ngalamin Bu.”  Jawab Eka

“Ceritain dong!”

“Tetangga saya Bu, sebelum kasus penipuan atas nama BRI viral. Padahal masih muda umur 28. Ketika itu dia mendapatkan pesan agar melakukan konfirmasi ulang rekeningnya dan meminta mengirimkan pesan yang masuk di smsnya. Dia kirimkanlah pesan itu padahal berisi kode OTP, benar aja besoknya dia cek udah raib uangnya Rp.10.000.000,- , Dia membuat laporan ya tetap aja susah karena transaksinya dilakukan seperti penarikan resmi.”

“Yang lain gimana?”

“Kalau penipuan atas nama BRI sih gak Bu, cuma ini cerita dari pedagang pulsa dekat rumah saya” sahut Tutik

“Ada ibu-ibu datang ke counter mau beli pulsa, sambil nelepon katanya saudaranya minta dikirimkan pulsa Rp.100.000,- . Sudah diisikan pulsa, disuruh lagi tambahkan Rp.100.000,- sudah disikan, terus minta lagi Rp.100.000,-. Penjaga counter yang mengisikan pulsa mulai curiga karena yang minta sedang menelpon si target. Si penjaga counter menjelaskan

“Ibu, ini pulsanya sudah diisi 2 kali, batas maximalnya cuma 2 kali sudah tidak bisa diisi lagi, tunggu besok.”

“Si pelaku tetap ngotot dan si Ibu juga ikut kekeh agar dikirimkan pulsa kenomor si pelaku. Karena sipelaku mulai sadar  jika sudah dicurigai akhirnya ia mematikan telpon dan Si Ibu yang membelikan pulsa seperti orang linglung dia tidak sadar jika sudah 2 kali mengirimkan pulsa”

 

Sumber: Twitter bankbri_id

Cerita lainnya dari rekan guru senior yang menceritakan saudaranya ngotot meminjam uang kepadanya untuk membayar pajak undian  hadiah mobil. Sudah disampaikan agar berhati-hati karena banyak kasus penipuan akan tetapi saudaranya masih saja bersikekeh jika undian itu benar karena besok dia akan berangkat ke Surabaya untuk mengambil hadiahnya.

Karena masih ngotot akhirnya Si ibu meminjamkan uang sekadarnya saja karena sudah tahu sangat beresiko kasus penipuan. Benar saja sebulan, dua bulan mobil tidak kunjung tiba tapi sitarget sudah meminjam uang kemana-mana untuk mentransfer sejumlah uang kepada sipenipu.

 

sumber BankBRI@bri.co.id


Cerita diatas adalah contoh dari  kejahatan siber yang sering terjadi, istilah populer saat ini adalah Soceng  singkatan dari Social Engineering atau dikenal dengan Rekayasa Sosial yaitu suatu cara untuk mengelabui, memanipulasi korban agar bisa mendapatkan data pribadi atau akses yang diinginkan. Dengan cara mempengaruhi psikologis, pikiran dengan berbagai cara yang membuat korban senang atau panik sehingga tanpa sadar korban akan menjawab atau mengikuti instruksi yang diinginkan pelaku. Media yang digunakan dalam Soceng ini adalah pesan singkat,  internet dan telepon.

Dikutip dari berbagai sumber


Sebelum kita bahas bagaimana tips dan trik agar terhindar dari kejahatan siber kita cari tahu dulu informasi tentang Bank Rakyat Indonesia dan Layanan Digital apa saja yang disedikan oleh BRI.


BRI Bank Terbesar Milik Pemerintah

Hidup pada zaman moderenisasi  banyak bergantung pada teknologi, termasuk  dalam bidang perbankan. Pemanfaatan teknologi dalam perbankan sangatlah penting untuk memudahankan nasabah dalam melakukan aktivitas yang berkaitan dengan rekeningnya seperti: mentransfer, menyimpan uang, belanja online  dan lain sebagainya.

Sebagaimana kita ketahui bersama BRI merupakan salah satu Bank milik pemerintah yang terbesar di Indonesia yang didirikan di Purwokerto Jawa Tengah oleh Raden Bei Aria Wirjaatmadja pada tanggal 16 Desember 1895. 

Visi dari BRI adalah The Most Valuable Banking Group in South Asia and Champion of Financial Inclusion

Sedangkan Misi dari BRI sendiri 

  • Memberikan Yang Terbaik
  • Menyediakan Pelayanan Yang Prima
  • Bekerja Dengan Optimal dan Baik

 


Profil Bank Rakyat Indonesia


Digital Banking BRI

Sudah satu abad lebih umur dari Bank pemerintah ini sudah pasti tersebar hingga kepelosok negeri. Tentu saja sebagai Bank terbesar milik negara BRI mengikuti trend perkembangan zaman dengan memberikan kemudahan dalam bentuk Digital Banking : E-Chanel, Digital Loans, Ecosytem & Integration antara lain:

 

BRImo

Aplikasi Keuangan Digital Bank BRI Terbaru berbasis data internet yang memberikan kemudahan bagi nasabah maupun non nasabah BRI untuk dapat bertransaksi dengan User Interface dan User Experience terbaru, fitur login face recognition, login fingerprint,  top up gopay, pembayaran QR dan fitur-fitur menarik lainnya, dengan pilihan Source of Fund/ sumber dana setiap transaksi dapat menggunakan rekening Giro/ Tabungan.

 

Internet Banking

Dengan Internet Banking BRI, dapat memudahkan nasabah berinteraksi dengan BRI selama 24 jam sehari, 7 hari seminggu, 365 hari setahun, di manapun Anda berada.

 

ATM BRI

Memudahkan nasabah untuk melakukan transaksi perbankan di ATM BRI yang tersebar di seluruh unit kerja BRI di seluruh Indonesia termasuk di tempat-tempat strategis.

   

BRIZZI

Produk uang elektronik dengan menggunakan teknologi chip sebagai pengganti uang tunai yang berfungsi sebagai alat pembayaran transaksi belanja.


SMS Banking

Layanan perbankan yang hadir didalam handphone dengan mengirimkan pesan transaksi yang diinginkan berupa SMS ke 3300 atau dengan menu melalui aplikasi. 


Produk Digital Banking BRI Sumber Gambar (https://bri.co.id/)


Mocash

Mocash adalah suatu fitur pembayaran belanja dengan cara mengisikan store id milik merchant, nominal jumlah pembayaran, dan order ID menggunakan sumber dana simpanan/uang elektronik. Biaya transaksi bagi pengguna Mocash adalah biaya sms yang dikenakan oleh operator.


Ceria

Aplikasi yang digunakan untuk belanja online, pengajuan kredit, penarikan uang dan lain sebagainya masin

Itulah beberapa contoh Digital Banking yang telah dikembangkan oleh BRI untuk informasi detail bisa berkunjung kelaman https://bri.co.id/digital-banking

Hampir sebagian besar kegiatan perbankan dilakukan secara digital menggunakan bantuan alat teknologi terutama telpon, komputer dan akses internet. Akan tetapi kecanggihan teknologi ibarat dua sisi mata uang, ada dampak positif dan juga dampak negatif. Kecanggihan teknologi dalam perbankan juga diikuti oleh maraknya kasus yang berkaitan dengan Cyber Crime.


Jika melihat profil dan layanan Digital Banking dari BRI tentu saja peluang tindak kejahatan siber yang mengatasnamakan BRI cukup besar yang mencapai 130 juta nasabah dengan total tabungan mencapai 485 triliun sumber: www.solopos.com apalagi nasabah BRI berasal dari semua kalangan. Perlunya  Penyuluh Digital  agar nasabah waspada terhadap kejahatan siber dengan ikut berpartisipasi menyebarkan informasi yang berkaitan dengan kejahatan siber dalam perbankan dengan cara meningkatkan Literasi Digital agar menjadi Nasabah Bijak yang selalu waspada terhadap berita hoax.



Mengenal Cyber Crime

Cyber Crime adalah kejahatan yang terjadi dalam dunia maya atau dalam jaringan internet. Maraknya Cyber Crime dimulai sejak internet telah berkembang di penjuru dunia. Kasus pencurian dan penyalahgunaan data adalah kasus yang sering terjadi. Berikut ini 5 Cyber Crime yang sering terjadi dalam dunia maya.

  


1. Phishing

Kejahatan cyber phising yaitu suatu kejahatan dalam dunia maya yang dilakukan dengan mencuri informasi data pribadi melalui email, pesan teks, telepon atau link palsu yang mengaku sebagai instansi tertentu. Data yang dicuri berupa username, password, NIK, OTP. Data ini digunakan untuk melakukan penipuan, pencurian, penyalahgunaan serta pemerasan uang.

 

2. Cracking

Merupakan kejahatan cyber yang dilakukan  dengan cara masuk secara paksa  dengan meretas sistem keamanan software maupun komputer dengan tujuan untuk melihat, mencuri,  memanipulasi data dan lainnya.

 

3. Carding

Merupakan kejahatan cyber pencurian data berupa informasi kartu kredit milik orang lain. Tujuan dari pencurian ini adalah untuk melakukan transaksi ataupun mencairkan dana kartu kredit milik orang lain. Carding yang dilakukan ada 2 cara pencurian data dengan menggunakan card skimmer dan menggunakan phishing atau hacking.

 

4. Skimming

Merupakan kejahatan cyber melakukan penipuan dengan maksud mencuri informasi melalui strip magnetik kartu kredit/debit.

 

5. Penipuan OTP

Merupakan penipuan yang dilakukan agar sitarget mengirimkan kode OTP (One Time Password) agar dapat melakukan transaksi keuangan yang tidak sah.

 

Itulah 5 contoh kejahatan siber yang sering terjadi dalam masyarakat. Media yang digunakan tidak lain internet dan telepon. Begitu banyak pesan penipuan yang berseliweran memenangkan undian berhadiah berupa uang tunai, pulsa, rumah, mobil dan lain sebagainya dengan cara menghubungi no yang tertera.

Dokpri


Jika sitarget percaya dan menelepon nomor sipelaku atau membuka link yang diberikan maka sipelaku akan semakin lihai untuk mengarahkan si korban agar mendapatkan data yang diinginkan  berupa KTP dimana berisi NIK, Nama, TTL, hingga no rekening, user, password dan kode OTP dan mengarahkan si target untuk mengirimkan semua data yang diinginkan.

Begitu maraknya kasus penipuan dan pencurian data maka dari itu sebagai nasabah yang memiliki no rekening dan sering melakukan transaksi baik online maupun offline agar berhati-hati dan bersikap bijak terhadap berita-berita hoax apalagi yang mengatas namakan pihak Bank BRI. Jangan mudah percaya jika pesan tersebut disampaikan melalui WA, pesan singkat ataupun telepon.

Sumber : Facebook BANK BRI


Tips dan Trik Menjadi Nasabah Bijak Untuk Melindungi Diri Dari Kejahatan Siber

Mari kita Menjadi Nasabah Bijak, menghindari diri dari kejahatan siber.  Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan berikut tips dan trik yang harus diperhatikan agar terhindar dari kejahatan siber:

  1. Jika mendapatkan pesan memenangkan undian yang berisi kalimat pajak ditanggung pemenang dan segera melakukan transfer agar barang segera dikirim,  dan hubungi no yang tertera sebaiknya abaikan jika perlu langsung di hapus jangan dibaca hingga tuntas.
  2. Jika masih ragu atas kebenaran dari WA, pesan singkat yang diterima lakukan kroscek dengan mencari  informasi yang terkait  pada search engine  google dan lainnya dengan kata kuci undian tersebut.  Cek nama perusahaan alamat web jika ada dan temukan informasi yang banyak tentang perusahaan  yang dicantum  oleh sipelaku. Jika perusahaan tersebut lembaga resmi cari informasi apakah PT/ perusahaan sedang melakukan event yang undian berhadiah.
  3. Jangan asal klik waspada  link phishing. Jika masih menggunakan bit.ly.blabla.com ataupun masih menggunakan blogspot.com, wordpress.com maka dijamin ini adalah penipuan karena perusahaan besar tidak akan mengunakan domain gratisan. Web resmi BRI adalah https://bri.co.id/
  4. Jangan diangkat jika no telpon terasa asing atau segera matikan telpon jika pembicaraan mengarah kepada memenangkan undian dan segera melakukan konfirmasi  berupa pengisian data berupa link yang diberikan dengan menunjukan KTP apalagi foto sedang memegang KTP.
  5. Jangan memberikan data pribadi kepada siapapun termasuk petugas bank, seperti username, Password, PIN, Kode OTP,M-Token &CVC/CVV
  6. Abaikan chat dan telepon yang mengaku sebagai petugas Bank  BRI dan meminta mengisi link formulir.
  7. Sebagai nasabah BRI, laporkan jika mengetahui ada akun palsu BRI, akun resmi Bank BRI memiliki centang biru/hijau. Akun palsu yang mengatasnamakan Bank BRI pada link s.id/Laporpenipuansoceng
  8. Pastikan hanya menghubungi Contact BRI 14017/1500017 atau akun resmi social media BRI yang terverifikasi.
  9. Berhati-hati membuka akun e-banking pada computer umum jika terpaksa jangan lupa untuk logout jika perlu clear history pada setingan browser untuk menghilangkan rekam jejak.
  10. Lakukan perubahan PIN / Password secara berkala dan gunakan kombinasi huruf besar, kecil angka dan tanda baca.

Sumber: Twitter bankbri_id



Itulah 10 tips agar nasabah terhindar dari kejahatan siber yang dikaitkan dengan BRI. Bersikap bijak dan jangan gegabah terhadap informasi dan berita yang mengatas namakan pihak bank atau lembaga apalagi sampai meminta data penting berupa NIK, username , password, kode ATP.

Tingginya jumlah pengguna internet di Indonesia dan maraknya kejahatan siber maka Pemerintah memberikan edukasi kepada masyarakat melalui Literasi Digital. Sebulan yang lalu Cikgu dihubungi oleh salah satu teman di dunia maya yang aktif dalam kegiatan Literasi Digital memberitahukan jika beliau bersama Tim Literasi Digital yang bertugas untuk wilayah Bali meminta agar dapat mengisi dalam komunitas yang Cikgu ikuti.

Saat itu Cikgu mengundang beliau dan tim untuk mengisi dalam komunitas Pengajian Ibu-Ibu di lingkungan tempat tinggal Cikgu. Waktu dan hari  pun telah disepakati akan tetapi pada malam hari sebelum kegiatan berlangsung beliau membatalkan kegiatan karena ada sesuatu hal yang mendadak.

Mepetnya waktu, dan kegiatan juga telah diumumkan akhirnya Cikgu berinisiatif untuk mengisi Literasi Digital dalam acara Pengajian ibu-ibu Ad Dakwah. Lindungi Diri Dari Kejahatan Siber tema yang Cikgu sampaikan di dalam Kegiatan Pengajian Ibu-Ibu di lingkungan sekitar rumah Cikgu. Dihadiri sekitar 200 anggota dengan harapan agar ibu-ibu selalu waspada terhadap kejahatan siber terutama kasus penipuan online yang mengatasnamakan lembaga resmi.

Kegiatan Penyuluha Literasi Digital (Dokpri)




Mari kita menjadi  Nasabah Bijak, Lindungi Diri Dari Kejahatan Siber dan jangan lupa untuk ikut serta menjadi bagian Penyuluh Digital untuk memberikan informasi dan mengedukasi kepada saudara, kerabat, rekan kerja, siswa, masyarakat  agar selalu berhati-hati dan waspada terhadap kejahatan siber.

Demikian tulisan ini semoga membawa manfaat agar pembaca lebih berhati-hati dan waspada terhadap pesan dan telpon yang mengatasnamakan Bank BRI ataupun lembaga resmi lainnya. Cikgu akhiri dengan quote yang selalu disampaikan oleh Bang Napi

“Kejahatan tidak hanya terjadi karena niat dari sipelaku tetapi justru karena ada kesempatan.” Waspadalah…!”

 

Referensi

https://bri.co.id/

https://id.wikipedia.org/wiki/Kejahatan_siber

www.solopos.com

YoutubeBANKBRI


Artikel ini diikutsertakan dalam BRI Blogging Competition 2022



 


Continue reading Lindungi Diri Dari Kejahatan Siber Dengan Literasi Digital