13 September 2026

, ,

Membersamai BOS Kinerja Terbaik Tahun 2026 Gugus SMA Kab.Jembrana



Sebagai seorang pendidik, tidak ada kebahagiaan yang lebih besar daripada berbagi kepada rekan-rekan sejawat yang memiliki semangat membara untuk memajukan kualitas sekolahnya. Pada tanggal 7 hingga 9 September 2026, saya bersyukur mendapat amanah untuk bertindak sebagai Fasilitator Daerah (Fasda) dalam kegiatan penguatan mutu pendidikan bertempat di SMA Negeri 1 Mendoyo.

Kegiatan ini secara khusus membersamai bapak dan ibu guru hebat dari tiga sekolah penerima penghargaan BOS Kinerja Terbaik Tahun 2026 di Kabupaten Jembrana, yaitu:

  1. SMA Negeri 1 Mendoyo
  2. SMA Negeri 2 Mendoyo
  3. SMA Firdaus

Selama tiga hari penuh, kegiatan pendampingan ini berlangsung sangat intensif dan penuh kolaborasi. Tidak sendiri, saya berkesempatan untuk berdampingan dan berkolaborasi bersama Bpk. Made Saputra, M.Si (Fasda Provinsi Bali).



Dalam bimtek ini, kami mengupas tiga pilar utama peningkatan mutu sekolah

1. SPMI: Kompas Tata Kelola dan Budaya Mutu Sekolah

Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) merupakan siklus yang memastikan seluruh proses pendidikan di satuan pendidikan berjalan sesuai dengan standar yang ditetapkan. Melalui siklus perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, hingga perbaikan berkelanjutan (Continuous Improvement), SPMI bertindak sebagai pendorong utama (driver) dalam mengidentifikasi kebutuhan nyata sekolah.

Dalam praktiknya, SPMI memberikan arah yang jelas terhadap fokus pembenahan mutu. Salah satu hasil pemetaan mutu paling vital yang kini menjadi prioritas nasional adalah penguatan kompetensi dasar peserta didik dalam literasi dan numerasi.

2. Literasi dan Numerasi: Fondasi Kompetensi Abad ke-21

Literasi dan numerasi bukan lagi sekadar kemampuan membaca, menulis, dan berhitung secara mekanis, melainkan kecakapan menalar, menganalisis informasi, dan memecahkan masalah kehidupan nyata.

Melalui kerangka kerja SPMI, program penguatan literasi dan numerasi dirancang bukan sebagai beban tambahan, melainkan diintegrasikan ke dalam seluruh mata pelajaran. Strategi ini mencakup:

  • Pengembangan Lingkungan Kaya Literasi dan Numerasi: Menyediakan sudut baca, poster numerasi berbasis masalah nyata, serta pembiasaan membaca dan bernalar.
  • Pembelajaran Berbasis Masalah (PBL) & Projek (PjBL): Mengajak siswa mengolah data, menganalisis teks informasi, dan merumuskan solusi atas fenomena sosial atau lingkungan sekitar.

Namun, di era digital saat ini, penyampaian materi literasi dan numerasi memerlukan media yang relevan dengan karakteristik siswa generasi Alpha dan Gen Z. Di sinilah peran digitalisasi menjadi sangat krusial.

3. Digitalisasi Pembelajaran:  Akselerator Pembelajaran

Digitalisasi pembelajaran hadir sebagai sarana penunjang untuk memperluas akses, memperkaya konteks, dan meningkatkan keterlibatan siswa. Penggunaan teknologi seperti Papan Interaktif Digital (PID), Learning Management System (LMS), hingga media pembelajaran interaktif berbasis aplikasi/AI memungkinkan konsep literasi dan numerasi disajikan secara visual, konkret, dan menyenangkan.

Beberapa langkah integrasi digitalisasi dalam literasi-numerasi meliputi:

  • Simulasi & Visualisasi Interaktif: Menggunakan perangkat digital untuk memperjelas konsep matematika/numerasi yang abstrak menjadi bentuk visual 3D atau grafik dinamis.
  • Literasi Digital & Etika Pemfaatan AI: Mengajarkan murid cara memilih, mengkritisi, dan mengolah informasi digital secara kritis dan bertanggung jawab.
  • Personalized Learning: Memanfaatkan platform digital untuk memetakan kemampuan literasi-numerasi siswa secara diagnostic, sehingga guru dapat melakukan diferensiasi pembelajaran.

 

 

Integrasi Triad: Bagaimana Ketiganya Bekerja Bersama?

Sinergi antara SPMI, Literasi-Numerasi, dan Digitalisasi dapat digambarkan dalam rantai proses berikut:

  1. Perencanaan (SPMI): Sekolah menggunakan data Rapor Pendidikan untuk mengidentifikasi capaian literasi dan numerasi siswa. Berdasarkan data tersebut, dirumuskan program prioritas pembenahan.
  2. Pelaksanaan (Digitalisasi & Pembelajaran): Guru merancang Modul Ajar dan Media Pembelajaran Interaktif (MPI) berbasis digital untuk memfasilitasi kegiatan literasi-numerasi di kelas.
  3. Evaluasi Mutu (SPMI & Asesmen Digital): Pelaksanaan pembelajaran dievaluasi secara berkala menggunakan asesmen digital interaktif. Data asesmen dikembalikan ke tim SPMI sekolah untuk perbaikan siklus berikutnya.

 


Continue reading Membersamai BOS Kinerja Terbaik Tahun 2026 Gugus SMA Kab.Jembrana

06 September 2026

,

Perjalanan Panjang Menuju Karya, Cerita Workshop MPI Regional 5 Tim Spenduyo

 



Akhirnya, momen yang ditunggu-tunggu itu tiba juga! Rasa lelah seketika luruh dan berganti dengan kebahagiaan saat rangkaian Workshop Media Pembelajaran Interaktif (MPI) Regional 5 resmi terlaksana pada 31 Agustus hingga 2 September 2026. Berkumpul di Movenpick Surabaya City, rasanya seperti masuk ke dalam sebuah ruang inkubasi semangat, bertemu dengan rekan-rekan pendidik hebat dari Provinsi Jawa Timur, Bali, NTB, dan NTT.

Menjadi bagian dari acara ini bukanlah sebuah pencapaian instan. Perasaan haru menyelimuti saya ketika menyadari bahwa SMP Negeri 2 Mendoyo berhasil menjadi satu dari 350 sekolah terpilih di seluruh Indonesia. Menembus seleksi ketat dari total 3.237 sekolah pendaftar bukanlah hal yang mudah. Membawa nama sekolah mewakili Kab. Jembrana ke panggung nasional adalah sebuah kehormatan, sekaligus pembuktian bahwa inovasi teknologi pendidikan bisa lahir dari mana saja.

Jika ditengok ke belakang, perjalanan ini sudah dimulai sejak bulan Februari dengan keringat dan dedikasi penuh. Mulai dari tahapan seleksi yang menguji ketekunan, sesi pembelajaran asinkronous yang menuntut manajemen waktu di sela-sela kesibukan mengajar, mengurus laboratorium komputer, hingga urusan dapodik. Melewati masa pra workshop hingga puncaknya di Surabaya, saya dan rekan perwakilan sekolah akhirnya berhasil mempresentasikan dua karya MPI andalan kami langsung di hadapan Tim Direktorat. Bisa mempresentasikan 2 karya rasanya terbayar lunas dengan pengalaman dan masukan berharga yang kami terima.

Namun, langkah kami belum berhenti di sini. Tahap mendebarkan selanjutnya sudah menanti, yaitu Uji Publik dan penilaian komprehensif oleh Pusdatin serta Puskurjar. Ini adalah gerbang penentuan apakah karya dari tangan-tangan guru Jembrana ini lolos kurasi untuk disematkan secara resmi ke dalam Platform Rumah Pendidikan, khususnya pada Menu Ruang Murid. Harapan terbesarnya tentu saja agar media pembelajaran interaktif yang kami bangun dengan sepenuh hati ini bisa diakses dan memantik semangat belajar peserta didik di seluruh penjuru Nusantara.

Terima kasih untuk semua dukungan rekan-rekan yang terus mengalir. Mari kita doakan bersama agar kedua karya MPI ini bisa melaju ke tahap akhir dan menjadi jejak karya yang bermanfaat.

 

Continue reading Perjalanan Panjang Menuju Karya, Cerita Workshop MPI Regional 5 Tim Spenduyo

28 Agustus 2026

,

Ketika Motivasi Internal Berbuah Manis

 



Ada yang berbeda dari cara kami mempersiapkan diri menghadapi Lomba Poster Digital tingkat SMP se-Kabupaten Jembrana dalam rangka HUT ke-19 SMKN 3 Negara kali ini. Jika biasanya pendidik cenderung langsung menunjuk siswa yang dianggap paling mahir atau berbakat di kelas, kali ini saya memilih pendekatan yang berbeda: mengedepankan kesadaran dan keinginan murni dari siswa itu sendiri.

Seleksi tingkat sekolah digelar bukan sekadar untuk menyaring kemampuan teknis, melainkan untuk menemukan mereka yang benar-benar memiliki dorongan dari dalam diri (intrinsic motivation) untuk berjuang. Saya ingin memastikan bahwa siswa yang mewakili sekolah adalah mereka yang memilih untuk melangkah, bukan karena ditunjuk atau dituntut oleh guru.

Perjalanan dari Niat Menjadi Karya

Ternyata, ketika sebuah komitmen lahir dari keinginan diri sendiri, energi yang terpancar sepanjang proses persiapan terasa sangat berbeda.

  • Ketekunan yang Otentik: Anak-anak mengikuti sesi pembinaan dengan antusiasme tinggi tanpa perlu didorong-dorong.
  • Latihan Intensif: Mereka tanpa lelah mengeksplorasi konsep visual, meriset pesan poster, hingga menyempurnakan setiap detail perpaduan warna dan tipografi.
  • Daya Tahan Tinggi: Hambatan teknis atau revisi desain direspons sebagai tantangan menarik, bukan sebagai beban.

Proses pembinaan ini membuktikan bahwa potensi yang dipadukan dengan kemauan keras selalu menghasilkan daya juang yang luar biasa.

Buah Manis Ketekunan

Usaha dan ketekunan yang konsisten itu akhirnya membuahkan hasil yang sangat membanggakan. Berkat dedikasi dan latihan intensif, perwakilan sekolah berhasil menyabet penghargaan di tingkat kabupaten:

  • Juara 1 Lomba Poster Digital
  • Juara Harapan 3 Lomba Poster Digital

Melihat karya-karya mereka diakui di panggung kompetisi menghadirkan kebahagiaan tersendiri yang sulit dilukiskan. Pencapaian ini menjadi bukti nyata bahwa kemauan diri adalah bahan bakar terbaik untuk meraih prestasi.

Ini Baru Langkah Awal

Piala dan piagam kemenangan ini tentu patut disyukuri, tetapi perjalanan belajar tidak berhenti di sini. Jadikan momen ini sebagai pembuktian bahwa kalian mampu melampaui batas diri ketika kalian benar-benar menginginkannya.

Teruslah mengasah potensi, tetap rendah hati, dan jangan pernah cepat puas. Teruslah berkarya dan siap menaklukkan panggung-panggung kompetisi berikutnya!

 

Continue reading Ketika Motivasi Internal Berbuah Manis

14 Agustus 2026

Laporan Project Best Learning Wardah Inspiring Teacher Gen 8 Belajar Koding Dengan Gembira

Pada tahap Penenun Aksi dari kegiatan Wardah Inspiring Teacher Gen 8 tugas akhir dalam kegiatan ini yaitu mempraktikkan Rencana Project Best Learning yang telah disusun sejak 3 bulan yang lalu. Saya melaksanakan PjBL bersama siswa kelas 8A yang saya beri judul Belajar Koding dengan GEMBIRA (GEMini, iBIspaint, ScRAtch). Berikut ini laporan PjBL yang saya share dalam bentuk carousel di Instagram rita_pinang. 













Continue reading Laporan Project Best Learning Wardah Inspiring Teacher Gen 8 Belajar Koding Dengan Gembira

09 Agustus 2026

,

Membuat Tabel pada HTML

 

1. Pengenalan Tabel HTML

Tabel pada HTML digunakan untuk menyajikan data terstruktur dalam bentuk baris (rows) dan kolom (columns), seperti data laporan keuangan, jadwal pelajaran, daftar produk, atau perbandingan fitur.

Elemen dasar yang digunakan untuk membangun tabel HTML meliputi:

  •         <table> : Elemen utama yang membungkus seluruh komponen tabel.
  •       <tr> (Table Row) : Mendefinisikan baris baru di dalam tabel.
  •       <th> (Table Header) : Mendefinisikan sel sebagai judul kolom/baris (secara bawaan teks dicetak tebal dan rata tengah).
  •       <td> (Table Data) : Mendefinisikan sel biasa yang berisi data/konten tabel.

Contoh Kode Sederhana:

<table border="1">

  <tr>

    <th>Nama</th>

    <th>Umur</th>

    <th>Kota</th>

  </tr>

  <tr>

    <td>Andi</td>

    <td>25</td>

    <td>Jakarta</td>

  </tr>

  <tr>

    <td>Budi</td>

    <td>30</td>

    <td>Bandung</td>

  </tr>

</table>

 

2. Struktur Tabel Semantik (Lanjutan)

Untuk membuat tabel yang rapi, profesional, dan aksebel (*accessible* bagi *screen reader*), HTML5 menyediakan tiga elemen semantik pembagi struktur tabel:

  • <thead> : Menampung bagian kepala tabel (header), berisi <tr> dan <th>.
  • <tbody> : Menampung bagian utama atau isi data tabel.
  • <tfoot> : Menampung bagian kaki tabel (footer), biasa digunakan untuk total, rata-rata, atau catatan kaki.

Contoh Struktur Semantik Lengkap:

<table border="1">

  <thead>

    <tr>

      <th>Produk</th>

      <th>Jumlah</th>

      <th>Harga</th>

    </tr>

  </thead>

  <tbody>

    <tr>

      <td>Kopi Aromatic</td>

      <td>2</td>

      <td>Rp 30.000</td>

    </tr>

    <tr>

      <td>Teh Melati</td>

      <td>1</td>

      <td>Rp 10.000</td>

    </tr>

  </tbody>

  <tfoot>

    <tr>

      <td colspan="2">Total Pembayaran</td>

      <td>Rp 40.000</td>

    </tr>

  </tfoot>

</table>

 

3. Menggabungkan Sel (Colspan & Rowspan)

Seringkali kita membutuhkan sel yang memuat ruang lebih dari satu kolom atau baris. Untuk mengatasi hal tersebut, HTML menyediakan dua atribut utama:

  • colspan (Column Span) : Menggabungkan beberapa kolom secara horizontal (ke samping). Contoh: colspan="2" akan menggabungkan 2 kolom.
  • rowspan (Row Span) : Menggabungkan beberapa baris secara vertikal (ke bawah). Contoh: rowspan="2" akan menggabungkan 2 baris.

Contoh Penggunaan Colspan & Rowspan:

<table border="1">

  <!-- Contoh Colspan -->

  <tr>

    <th colspan="2">Nama Lengkap</th>

  </tr>

  <tr>

    <td>Nama Depan</td>

    <td>Nama Belakang</td>

  </tr>

 

  <!-- Contoh Rowspan -->

  <tr>

    <td rowspan="2">Kategori Produk</td>

    <td>Elektronik</td>

  </tr>

  <tr>

    <td>Pakaian</td>

  </tr>

</table>

 

4. Tampilan Visual Hasil Tabel

Berikut adalah contoh bagaimana tabel di atas dirender atau ditampilkan secara konseptual:

Produk

Jumlah

Harga

Kopi Aromatic

2

Rp 30.000

Teh Melati

1

Rp 10.000

Total Pembayaran

Rp 40.000

 

5. Praktik Terbaik (Best Practices)

  • Gunakan CSS untuk Tampilan Modern — Hindari menggunakan atribut HTML kuno seperti border="1", cellpadding, atau bgcolor di dalam tag HTML. Gunakan CSS (misal: border, border-collapse, padding) untuk penataan gaya yang lebih rapi dan fleksibel.
  • Gunakan Tag <caption> — Sertakan tag <caption> tepat di bawah tag <table> untuk memberikan judul atau deskripsi singkat mengenai isi tabel.
  • Aksesibilitas (Accessibility) — Gunakan elemen <th> serta atribut scope="col" atau scope="row" agar pembaca layar (screen reader) dapat membantu pengguna disabilitas memahami konteks data.
  •  Tabel Responsif — Untuk tampilan di layar smartphone/HP, bungkus tabel dengan <div> bertipe overflow-x: auto agar tabel dapat digeser secara horizontal tanpa merusak layout halaman web.



Continue reading Membuat Tabel pada HTML

04 Agustus 2026

,

Perjalanan MPI 2026 Tim Spenduyo

 


Ada yang istimewa dalam Workshop Pembuatan Media Pembelajaran Interaktif (MPI) Jenjang SMP Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Kemendikdasmen. Dari 2.377 sekolah SMP di seluruh Indonesia yang mendaftar, kami dari Tim Smp Negeri Dua Mendoyo sangat bersyukur dan bisa terpilih menjadi 1 dari 350 sekolah yang dinyatakan lolos seleksi rancangan storyboard.

Seleksi diselenggarakan pada bulan Maret dimana 1 sekolah  hanya mengirim 1 tim yang terdiri dari guru dan operator. Kebetulan disekolah saya merangkap jabatan sebagai Operator sehingga saya mendaftarkan diri bersama rekan guru Matematika. Setelah membuat rancangan story board untuk  seleksi workshop. Sebulan kemudian nama-nama peserta yang lolos di umumkan.

Tahap selanjutnya kami belajar secara mandiri melalui LMS selama sebulan  tahap selanjutnya revisi storyboard. Bulan Juli  seluruh peserta sedang melangkah ke tahap selanjutnya Pra Workshop dan workshop di bulan Agustus Pelatihan Pembuatan MPI yang natinya akan di publish pada platform Rumah Pendidikan (Ruang Murid).

Mohon doa dan dukungannya dari seluruh masyaratat terutama keluarga besar SMP Negeri 2 Mendoyo semoga seluruh proses pelatihan berjalan lancar, serta karya yang dihasilkan dapat lolos kurasi, uji publik, dan bermanfaat bagi pembelajaran murid-murid di seluruh Indonesia.

MPI 2026

Berkarya Untuk Negeri Melalui Digigitalisasi Pembelajaran Inovatif Berdampak

 

Continue reading Perjalanan MPI 2026 Tim Spenduyo

29 Juli 2026

,

Empat Hari Menempa Diri Untuk Penguatan Kapasitas Fasilitator Daerah Provinsi Bali

 


Ada energi hangat yang membakar semangat ketika langkah kaki melangkah masuk ke Ballroom Hotel Harris Sunset Road, Bali, pada pertengahan Juli lalu. Tepatnya pada tanggal 15 hingga 18 Juli 2026, suasana ruangan ber-AC dingin itu seketika terasa hangat oleh antusiasme puluhan pendidik dari berbagai penjuru Pulau Dewata.

Hari itu, saya berkesempatan hadir dan berproses bersama dalam kegiatan Penguatan Kapasitas Fasilitator Daerah (Fasda) Provinsi Bali. Sebuah ruang perjumpaan yang tidak biasa, karena di sanalah para "Pejuang Digital"—berisikan perwakilan Guru, Kepala Sekolah, hingga Pengawas Sekolah se-Provinsi Bali—duduk bersama, menepi sejenak dari rutinitas harian di sekolah masing-masing untuk satu tujuan yang sama: menaikkan level kapasitas diri demi kemajuan pendidikan anak-anak kita.

Belajar, Berbagi, dan Menguatkan

Selama empat hari tiga malam, alur kegiatan terasa sangat dinamis dan kaya akan wawasan. Tidak ada sekat antara pengawas, kepala sekolah, maupun guru. Semua melebur menjadi pembelajar yang haus akan ilmu baru.

Ada tiga pilar utama yang menjadi menu pembelajaran intensif kami selama kegiatan berlangsung:

  1. Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) Kami diajak menyelami kembali bagaimana sekolah bisa membangun siklus penjaminan mutu yang mandiri, terukur, dan berkelanjutan. Mutu pendidikan bukan sekadar angka di atas kertas, melainkan budaya yang dihidupi sehari-hari oleh seluruh warga sekolah.
  2. Pembelajaran Digital yang Bermakna Sebagai Pejuang Digital, sesi ini bagaikan menyiram benih kreativitas yang ada di kepala. Kami mengeksplorasi strategi integrasi teknologi yang bukan cuma sekadar "menggunakan aplikasi," melainkan bagaimana memanfaatkan media digital agar pembelajaran terasa interaktif, kontekstual, dan benar-benar berpusat pada siswa.
  3. Penguatan Literasi & Numerasi Menjawab tantangan zaman, penguatan konsep dasar literasi dan numerasi menjadi sorotan penting. Kami mendiskusikan strategi praktis bagaimana menganyam kemampuan berpikir kritis dan pemecahan masalah ke dalam tiap aktivitas belajar di kelas dengan cara yang menyenangkan.

Oleh-oleh Semangat untuk Sekolah dan Daerah

Di balik padatnya jadwal materi dari pagi hingga malam, momen yang paling berkesan adalah saat sesi menjadi pemateri yang dinilai oleh rekan-rekan sekelas. Melihat penampilan para Pengawas, Kepala Sekolah dan Guru Pejuang Digital menambah semangat baru dalam melaksanakan tugas sebagai fasilitator di sekolah yang ditunjuk.

Sabtu, 18 Juli 2026, kegiatan resmi ditutup dengan senyum puas dan rasa optimis yang membuncah. Kami melangkah keluar dari Hotel Harris Sunset Road bukan lagi sekadar sebagai peserta, melainkan sebagai Fasda yang siap mengimbaskan ilmu, energi, dan semangat baru kepada sekolah-sekolah yang mendapatkan Bos Kinerja.

Pengalaman 4 hari ini menjadi amunisi berharga untuk terus berkarya, berinovasi, dan mendampingi rekan-rekan sejawat. Mari terus bergandengan tangan, bergerak bersama, dan berdampak nyata bagi pendidikan Bali!

 

Continue reading Empat Hari Menempa Diri Untuk Penguatan Kapasitas Fasilitator Daerah Provinsi Bali