23 Juni 2026

,

Mengenal HTML

 


Struktur Dokumen HTML

HTML (HyperText Markup Language) adalah bahasa markup yang digunakan untuk membuat halaman website.

Struktur Dasar HTML

<!DOCTYPE html>

<html>

<head>

    <title>Judul Halaman</title>

</head>

<body>

    <h1>Halo Dunia</h1>

    <p>Ini adalah halaman web pertama saya.</p>

</body>

</html>

Penjelasan

  • <!DOCTYPE html> → Menentukan bahwa dokumen menggunakan HTML5.
  • <html> → Elemen utama yang membungkus seluruh halaman.
  • <head> → Berisi informasi halaman seperti judul, stylesheet, dan metadata.
  • <title> → Judul halaman yang muncul pada tab browser.
  • <body> → Berisi seluruh konten yang ditampilkan kepada pengguna.

Perkenalan

HTML terdiri dari Tag, Element, Attribute, dan Comment.


HTML Tag, Element, Attribute & Comment

1. HTML Tag

Tag adalah penanda yang digunakan untuk membuat elemen HTML.

Contoh:

<h1>Judul</h1>

<p>Paragraf</p>

Tag pembuka:

<h1>

Tag penutup:

</h1>


2. HTML Element

Element adalah keseluruhan bagian HTML yang terdiri dari tag pembuka, isi, dan tag penutup.

Contoh:

<p>Belajar HTML</p>

Element di atas terdiri dari:

  • Tag pembuka <p>
  • Isi "Belajar HTML"
  • Tag penutup </p>

3. HTML Attribute

Attribute digunakan untuk memberikan informasi tambahan pada tag HTML.

Contoh:

<a href="https://google.com">Google</a>

Keterangan:

  • href adalah attribute
  • Nilainya adalah https://google.com

Contoh lain:

<img src="gambar.jpg" alt="Foto">


4. HTML Comment

Comment digunakan untuk memberikan catatan pada kode dan tidak akan ditampilkan di browser.

Contoh:

<!-- Ini adalah komentar -->


HTML Tag Untuk Menampilkan Teks

1. Heading

Heading digunakan untuk membuat judul.

<h1>Heading 1</h1>

<h2>Heading 2</h2>

<h3>Heading 3</h3>

<h4>Heading 4</h4>

<h5>Heading 5</h5>

<h6>Heading 6</h6>

h1 adalah ukuran terbesar dan h6 adalah ukuran terkecil.


2. Paragraf

Digunakan untuk membuat paragraf.

<p>Ini adalah paragraf pertama.</p>


3. Link / Anchor

Digunakan untuk membuat tautan.

<a href="https://www.google.com">

    Kunjungi Google

</a>

Membuka halaman baru:

<a href="https://www.google.com" target="_blank">

    Google

</a>


4. Span

Digunakan untuk memberi gaya pada sebagian teks.

<p>

    Saya belajar <span style="color:red;">HTML</span>

</p>


5. Huruf Tebal

<b>Teks Tebal</b>

atau

<strong>Teks Penting</strong>


6. Huruf Miring

<i>Teks Miring</i>

atau

<em>Teks Ditekankan</em>


7. List

Ordered List (Nomor)

<ol>

    <li>HTML</li>

    <li>CSS</li>

    <li>JavaScript</li>

</ol>

Hasil:

  1. HTML
  2. CSS
  3. JavaScript

Unordered List (Bullet)

<ul>

    <li>HTML</li>

    <li>CSS</li>

    <li>JavaScript</li>

</ul>


HTML Tag Untuk Multimedia

1. Gambar

<img src="gambar.jpg" alt="Foto">

Mengatur ukuran:

<img src="gambar.jpg"

     width="300"

     height="200">


2. Video

<video controls width="400">

    <source src="video.mp4" type="video/mp4">

</video>

Attribute:

  • controls → menampilkan tombol play, pause, volume.

3. Suara (Audio)

<audio controls>

    <source src="musik.mp3" type="audio/mpeg">

</audio>


4. Halaman Website Lainnya (Iframe)

Menampilkan halaman website lain di dalam halaman web.

<iframe

    src="https://www.wikipedia.org"

    width="600"

    height="400">

</iframe>


HTML Tag Untuk Tabel

1. Tabel

Contoh tabel sederhana:

<table border="1">

    <tr>

        <th>Nama</th>

        <th>Umur</th>

    </tr>

 

    <tr>

        <td>Andi</td>

        <td>20</td>

    </tr>

 

    <tr>

        <td>Budi</td>

        <td>22</td>

    </tr>

</table>

Tag Tabel

Tag

Fungsi

table

Membuat tabel

tr

Membuat baris

th

Judul kolom

td

Isi data


HTML Tag Untuk Formulir

1. Formulir

Digunakan untuk menerima input dari pengguna.

Contoh:

<form>

 

    Nama:

    <input type="text">

 

    <br><br>

 

    Email:

    <input type="email">

 

    <br><br>

 

    Password:

    <input type="password">

 

    <br><br>

 

    Jenis Kelamin:

    <input type="radio" name="jk"> Laki-laki

    <input type="radio" name="jk"> Perempuan

 

    <br><br>

 

    Hobi:

    <input type="checkbox"> Membaca

    <input type="checkbox"> Olahraga

 

    <br><br>

 

    <button type="submit">

        Kirim

    </button>

 

</form>

Jenis Input Populer

Type

Fungsi

text

Input teks

password

Password

email

Email

number

Angka

date

Tanggal

radio

Pilihan tunggal

checkbox

Pilihan ganda

file

Upload file

submit

Tombol kirim


HTML Tag Untuk Membagi Layout Website

1. Layout Website

HTML5 menyediakan tag khusus untuk membagi struktur website.

Contoh:

<body>

 

    <header>

        Header Website

    </header>

 

    <nav>

        Menu Navigasi

    </nav>

 

    <main>

 

        <section>

            Konten Utama

        </section>

 

        <aside>

            Sidebar

        </aside>

 

    </main>

 

    <footer>

        Footer Website

    </footer>

 

</body>

Fungsi Tag Layout

Tag

Fungsi

header

Bagian kepala website

nav

Menu navigasi

main

Konten utama

section

Bagian konten

article

Artikel mandiri

aside

Sidebar

footer

Bagian bawah website


Kesimpulan

HTML digunakan untuk membangun struktur halaman web. Elemen penting yang harus dipahami adalah:

  1. Struktur dokumen HTML
  2. Tag, Element, Attribute, dan Comment
  3. Tag teks (Heading, Paragraf, Link, Span, Format Teks, List)
  4. Multimedia (Gambar, Video, Audio, Iframe)
  5. Tabel
  6. Formulir
  7. Layout Website

Dengan menguasai HTML dasar, Anda dapat melanjutkan ke CSS untuk mempercantik tampilan dan JavaScript untuk membuat website lebih interaktif.

 


Continue reading Mengenal HTML

14 Juni 2026

Surat Cinta Ayah dan Bunda, Melunasi Lelah Dengan Syukur



Kemarin, Sabtu, 13 Juni 2026, menjadi sebuah lembaran sejarah yang tidak akan pernah pupus dalam ingatan kami sebagai orang tua. Menyaksikan putri kami, Raihani Aulia Setiawan, berdiri dengan anggun mengenakan pakaian wisuda di Pondok Pesantren Firdaus adalah sebuah anugerah yang nyata. Tiga tahun lalu, perjalanan ini tidak dimulai dengan hamparan karpet merah, melainkan dengan sebuah keraguan yang teramat besar. Rasa bimbang dan cemas berkecamuk di dalam dada, baik di hati kami maupun di dalam jiwanya saat itu.

Kami masih ingat dengan sangat jelas, perihnya hari-hari awal memasuki gerbang asrama. Suasana baru yang asing, disiplin yang ketat, serta keharusan untuk jauh dari pelukan hangat rumah membuatnya tertekan. Kerinduan dan rasa tidak betah sempat merubuhkan pertahanan jiwanya, hingga sebaris kalimat lirih keluar dari bibirnya: "Kalau Hani gak betah, mau pindah..." Kalimat itu jujur sempat menyayat hati kami sebagai orang tua. Ada dorongan kuat untuk membawanya pulang, namun ada bisikan nurani yang lebih dalam bahwa ini adalah proses penempaan yang harus ia lalui demi masa depannya.

Perlahan namun pasti, waktu membuktikan bahwa proses tidak pernah mengkhianati hasil. Dengan untaian doa yang tiada putus, motivasi, serta bimbingan penuh kasih dari para asatidz, ia mulai meyakinkan hatinya untuk menjalani kehidupan di pondok. Langkah kaki yang tadinya berat untuk melangkah di koridor asrama, berubah menjadi derap langkah yang penuh kepastian.

Berbagai kegiatan sekolah dan asrama ia ikuti dengan suka cita mulai dari Bendahara OSIS, Wakil Ketua Asrama, Mc kegiatan-kegiatan sekolah hingga menjadi salah satu Duta Green Ambasador Provinsi Bali tahun 2024 yang diwisuda dan mendapatkan SK langsung dari Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Ibu Prof. Ir. Siti Nurbaya Bakar, M.Sc.



Pondok Pesantren Firdaus menjadi saksi bagaimana ia bertransformasi dari seorang gadis kecil yang rapuh menjadi pribadi yang tangguh, mandiri, dan sarat akan prestasi. Tidak hanya mampu bertahan, bahkan mengukir prestasi, baik di bidang akademik maupun non-akademik. Setiap penghargaan yang ia raih adalah jawaban indah atas air mata yang pernah tumpah di awal masa mondoknya.

Namun, dari sekian banyak rentetan prestasi yang berhasil ditorehkannya, ada satu pencapaian yang paling menggetarkan sanubari kami dan membuat air mata ini menetes tanpa bisa dibendung. Ia berhasil menyelesaikan prestasi hafalan 5 Juz Al-Qur'an. Merupakan syarat minimal 3 tahun selama dipondok. Hafalan ini terasa sedikit bagi orang lain tapi kami sebagai orang tua sudah sangat bersyukur. Mendengar ayat-ayat suci itu kini terjaga di dalam dada putri kami adalah kebahagiaan tertinggi yang tidak bisa dinilai dengan materi apa pun di dunia ini.

Anakku, bersyukurlah sedalam-dalamnya kepada Allah SWT atas segala kemudahan dan kekuatan yang telah diberikan-Nya. Berbahagialah atas pencapaian yang telah melunasi seluruh lelahmu. Berbanggalah atas keteguhan hatimu yang memilih untuk bertahan di kala menyerah terasa begitu mudah. Tiga tahun di Pondok Pesantren Firdaus telah membentukmu menjadi intan.

Namun ingatlah, wahai putriku, hari esok adalah lembaran baru yang masih putih bersih. Jadikan seluruh prestasi, pujian, dan prosesi wisuda kemarin sebagai kenangan indah yang tersimpan rapi di sudut memori. Jangan terlena oleh riuh tepuk tangan hari ini. Esok hari, kamu harus melupakan euforia ini untuk kembali menapak bumi dan bekerja jauh lebih keras lagi. Bangunlah kembali semangatmu dari titik nol untuk menggapai impian-impian besar yang masih membentang di depan sana.

Tantangan yang menantimu di luar pagar pesantren akan jauh lebih berat dan kompleks daripada hari ini. Dunia nyata menuntut ketahanan yang lebih tinggi. Namun, dengan bekal iman, ilmu, kemandirian, yang telah tertanam di dalam dadamu, kami yakin dan percaya kamu akan mampu melewati setiap badai kehidupan.

Selamat atas kelulusanmu. Teruslah melangkah dan jadilah cahaya di mana pun kamu berada. Doa ayah dan bunda akan selalu mengalir dalam setiap embusan napasmu.

 


Continue reading Surat Cinta Ayah dan Bunda, Melunasi Lelah Dengan Syukur

31 Mei 2026

Puncak Tirta, Kabut Tebal, dan Cerita yang Tertinggal di Balik Lensa



Selalu ada cerita magis yang tertinggal setiap kali kita melangkah keluar dari rutinitas ruang kelas demi mendampingi kreativitas anak didik. Beberapa hari lalu, sebuah perjalanan berharga kami ukir demi memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) SMPN 4 Negara. Kali ini, fokus dan energi kami curahkan sepenuhnya untuk mendukung salah satu siswi berbakat, Ristha, yang berjuang dalam ajang lomba pembuatan vlog yang mengambil tema Objek Wisata di Kabupaten Jembrana yang belum viral.

Sebagai pembimbing vlog, saya merasa sangat beruntung dikelilingi oleh tim "papan atas" yang luar biasa solid. Perjalanan kami menuju lokasi syuting ditemani oleh tim produksi yang andal: Bpk Andri bertindak sebagai cameraman utama dengan kejelian lensanya, didukung penuh oleh Bpk Agung sebagai asisten cameraman yang selalu sigap memastikan semua teknis aman. Tidak hanya itu, rombongan kami semakin hangat dan bersemangat karena didampingi langsung oleh Ibu Tutik selaku Waka Humas dan Ibu Intan yang tiada henti mengoordinasi segala keperluan kami.


Kabut Tebal dan Keajaiban di Puncak Tirta

Destinasi syuting yang kami tuju adalah salah satu permata tersembunyi di bumi Jembrana: Puncak Tirta yang memesona di Desa Manggissari, Kecamatan Pekutatan. Begitu roda kendaraan kami berhenti dan kami melangkah keluar, pemandangan luar biasa langsung menyambut. Alih-alih langit cerah, Puncak Tirta justru sedang diselimuti oleh kabut tebal yang turun dengan begitu anggunnya. Hawa dingin yang menusuk tulang sempat membuat kami kedinginan tanpa mengenakan jaket.

Namun, dinginnya cuaca sama sekali tidak menyurutkan api semangat tim kecil ini. Di balik layar syuting yang penuh tantangan visual karena jarak pandang terbatas, kami menemukan kehangatan tersendiri. Di sela-sela jeda pengambilan gambar, kami duduk bersama menikmati secangkir teh hangat. Asap tipis yang mengepul dari cangkir, berpadu dengan gurauan jenaka dari Bu Intan dan Bu Tutik, justru menambah keseruan luar biasa yang membuat hawa dingin Puncak  berubah menjadi penuh kebersamaan yang akrab.

Siapa sangka, di tengah kabut tebal Puncak Tirta, sebuah kejutan manis menanti. Ristha berkesempatan berkenalan dan mengobrol langsung dengan seorang turis asal Prancis bernama Ana! Sebuah momen spontan yang luar biasa untuk melatih kepercayaan diri dan kemampuan komunikasinya.

 


Lebih dari Sekadar Perlombaan

Hari itu, di bawah bayang-bayang kabut Puncak Tirta, kami belajar banyak hal. Lomba vlog ini bukan lagi sekadar kompetisi untuk mengejar piala. Bagi Ristha, ini adalah ruang kelas raksasa tempat ia belajar berani, melatih kemampuan berkomunikasi dan memupuk mental juara. Bagi kami para guru, ini adalah momen merajut kedekatan, tertawa bersama di balik dinginnya cuaca, dan menyaksikan langsung mekarnya potensi anak didik.

Terima kasih untuk kerja keras luar biasa tim syuting Puncak Tirta! Bpk Andri, Bpk Agung, Ibu Tutik, Ibu Intan, dan tentunya Ristha yang hebat. Apa pun hasil penilaian juri nanti, memori hangat ditemani secangkir teh di tengah kabut Puncak Tirta ini sudah menjadi kemenangan terindah bagi kita semua.

 



Continue reading Puncak Tirta, Kabut Tebal, dan Cerita yang Tertinggal di Balik Lensa

22 Mei 2026

Catatan dari Meja Juri Menulis Cerita FLS3N SD Tingkat Kabupaten Jembrana

 



Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS3N) selalu menjadi panggung yang dinantikan bagi talenta-talenta muda di seluruh Indonesia. Tahun ini, saya mendapatkan kehormatan luar biasa untuk terlibat langsung dalam perhelatan tersebut, bukan sebagai penonton, melainkan sebagai bagian dari tim penilai untuk cabang lomba Menulis Cerita Tingkat Sekolah Dasar (SD) se-Kabupaten Jembrana.

Terima kasih yang sebesar-besarnya saya sampaikan kepada seluruh jajaran panitia yang telah memberikan kepercayaan dan kesempatan berharga ini kepada saya. Menjadi saksi lahirnya karya-karya literasi dari anak-anak hebat di Jembrana adalah sebuah pengalaman yang sangat mengesankan.

Kehormatan Bersanding dengan Tokoh Inspiratif

Pengalaman menduduki kursi dewan juri kali ini terasa kian spesial. Sebuah kehormatan besar bagi saya bisa disandingkan dengan sosok luar biasa, Om Nanok. Berbagi ruang diskusi dan menyamakan persepsi nilai dengan beliau memberikan sudut pandang baru yang sangat kaya dalam melihat sebuah karya tulis anak. Diskusi-diskusi hangat di meja juri menjadi ruang belajar yang selaiknya saya syukuri.

Seleksi Kabupaten dengan Atmosfer Nasional

Satu hal yang patut diacungi jempol dari gelaran FLS3N Tingkat Kabupaten Jembrana tahun ini adalah kualitas penyelenggaraannya. Dedikasi dan profesionalisme panitia pelaksana benar-benar di luar ragu. Pengalaman jam terbang para panitia yang sudah sering "berseliweran" menyukseskan event hingga ke tingkat nasional, membawa dampak yang sangat positif.

Mulai dari manajemen acara, ketegasan regulasi, hingga objektivitas jalannya lomba, semuanya dikemas dengan sangat rapi. Tidak berlebihan rasanya jika saya katakan bahwa seleksi Tingkat Kabupaten Jembrana kali ini memiliki atmosfer dan "rasa" yang setara dengan kompetisi Tingkat Nasional. Standar tinggi yang diterapkan ini tentu memaksa para peserta untuk menampilkan kemampuan terbaik mereka.



Harapan untuk Masa Depan Literasi Bali

Membaca lembar demi lembar cerita yang ditulis oleh para peserta memberikan optimisme baru bagi masa depan literasi kita. Imajinasi yang polos, jujur, namun sarat akan pesan moral khas anak-anak berhasil dituangkan dengan begitu apik oleh para peserta.

Namun, kompetisi tetaplah kompetisi. Dari sekian banyak karya hebat, harus dipilih yang terbaik untuk melangkah ke babak berikutnya. Kepada para peserta terpilih yang akan menjadi delegasi Bumi Makepung, selamat berjuang!

Semoga langkah kalian dimudahkan untuk mewakili Provinsi Bali di panggung tertinggi. Harapan besar kita bersama, karya dari Jembrana tidak hanya sekadar bertandang, tetapi mampu menembus jajaran terbaik dan keluar sebagai juara di Tingkat Nasional.

Mari terus dukung anak-anak kita untuk berani bermimpi dan menuliskan cerita mereka kepada dunia!

 

Continue reading Catatan dari Meja Juri Menulis Cerita FLS3N SD Tingkat Kabupaten Jembrana

19 Mei 2026

Menembus Kancah Nasional Lewat Tulisan: Berbagi Inspirasi di KBMN PGRI Gelombang 34

 



Ruang digital WhatsApp Group kembali hangat malam ini. Pukul 19.00 hingga 21.00 WIB menjadi momen yang penuh energi positif saat saya kembali diberi amanah dan kesempatan berharga untuk menjadi narasumber dalam Kelas Belajar Menulis Nusantara (KBMN) PGRI Gelombang 34.

Mengusung tema yang membakar semangat, "Berkarya dan Berprestasi di Kancah Nasional Lewat Menulis", diskusi malam ini bukan sekadar ajang berbagi teori, melainkan ruang refleksi betapa sebuah tulisan mampu membawa seorang pendidik melangkah jauh melampaui batas ruang kelasnya.

 

Menulis Bukan Sekadar Hobi, Tapi Jembatan Prestasi

Dalam pemaparan materi, saya menekankan bahwa menulis bagi seorang guru dan pegiat literasi bukan lagi sekadar pengisi waktu luang. Menulis adalah senjata terbaik untuk menyuarakan ide, mendokumentasikan inovasi pembelajaran, dan mengukir prestasi di tingkat nasional.

Ada tiga poin penting yang malam ini kami bedah bersama para peserta yang luar biasa antusias:

  • Menemukan Unsur Kebaruan (Novelty): Bagaimana mengubah pengalaman mengajar sehari-hari atau pemikiran sederhana menjadi sebuah karya tulis yang memikat juri lomba nasional atau redaksi penerbit.
  • Konsistensi dan Mentalitas Pembelajar: Prestasi nasional tidak lahir semalam. Ia adalah buah dari tumpukan draf yang terus diperbaiki dan keberanian untuk menerima penolakan.
  • Membangun Personal Branding: Lewat tulisan yang tersebar di buku antologi, jurnal, atau media massa, seorang guru sedang membangun rekam jejak digital yang positif dan diakui secara nasional.

 

Antusiasme yang Menyala di WhatsApp Group

Meskipun kelas berlangsung secara daring melalui WhatsApp Group, sekat digital sama sekali tidak mengurangi kehangatan jalannya acara. Sejak pukul 19.00 WIB, notifikasi pertanyaan dan tanggapan dari para peserta mengalir deras.

"Bagaimana menjaga konsistensi menulis di tengah padatnya tugas mengajar?" "Bagaimana cara menembus kompetisi menulis tingkat nasional tanpa rasa minder?"

Pertanyaan-pertanyaan tajam seperti ini menunjukkan betapa besarnya potensi dan gairah literasi yang dimiliki oleh para guru di seluruh penjuru nusantara. Selama dua jam penuh, kami saling melempar ide, memberikan motivasi, dan meruntuhkan mental blog (mental block) yang selama ini sering menghantui para penulis pemula.

 

Terima Kasih, KBMN PGRI!

Kembali berdiri—secara virtual—di panggung KBMN PGRI selalu memberikan kepuasan batin tersendiri bagi saya. Program ini terus konsisten menjadi inkubator lahirnya penulis-penulis hebat dari kalangan pendidik.

Terima kasih kepada tim panitia KBMN PGRI Gelombang 34 yang telah memfasilitasi kegiatan ini dengan sangat baik, serta seluruh peserta yang telah meluangkan waktu malamnya untuk belajar bersama.

Mari kita terus menulis, karena dengan menulis kita tidak hanya sedang berkarya untuk hari ini, tetapi sedang menenun sejarah prestasi kita sendiri di kancah nasional. Sampai jumpa di ruang-ruang literasi berikutnya!

Salam Literasi!

Hasil Resume Peserta

  1. https://sadiyah83.blogspot.com/2026/05/berkarya-berprestasi-di-kancah-nasional.html 
  2. https://nufusana81.blogspot.com/2026/05/menulis-untuk-bertumbuh-dan-berprestasi.html 
  3. https://aanmarian.blogspot.com/2026/05/menulis-jalan-menuju-prestasi-dari-guru.html 
  4. https://emmiutan.blogspot.com/2026/05/lewat-menulis-go-internasional.html
  5. https://umiya110572.blogspot.com/2026/05/berkarya-dan-berprestasi-di-kancah.html
  6. https://hening124.blogspot.com/2026/05/berkarya-dan-berprestasi-di-kancah.html

Continue reading Menembus Kancah Nasional Lewat Tulisan: Berbagi Inspirasi di KBMN PGRI Gelombang 34