Tampilkan postingan dengan label Fasilitator Daerah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Fasilitator Daerah. Tampilkan semua postingan

24 September 2026

, ,

Menguatkan Mutu dan Digitalisasi, Catatan Pendampingan Bimtek BOS Kinerja SKB & PKBM Bhatara Jembrana

 


Berbagi ilmu dan bertumbuh bersama para pendidik adalah salah satu momen yang selalu mendatangkan rasa syukur. Kali ini, saya bersama rekan Fasilitator Daerah (Fasda) dari SMPN 2 Mendoyo kembali mendapat kepercayaan untuk membersamai Bapak/Ibu hebat dalam rangkaian kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) BOS Kinerja Terbaik Sekolah Pendidikan Non Formal bagi SKB dan PKBM Bhatara Kabupaten Jembrana.

Rangkaian Bimtek ini berlangsung selama tiga kali pertemuan yang padat makna, berfokus pada penguatan mutu lembaga serta adaptasi teknologi dalam pembelajaran.

Hari 1 & 2: Penguatan SPMI dan Literasi-Numerasi di Ballroom Negara Hotel

Dua pertemuan awal yang dilaksanakan pada 12 dan 13 September berfokus pada dua pilar utama pendidikan: Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) serta penguatan Literasi dan Numerasi.

Kegiatan bertempat di Ballroom Negara Hotel dan dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Jembrana, Bapak I Gusti Putu Anom Saputra, AP., M.Si. Dalam arahannya, beliau menekankan pentingnya komitmen bersama dalam menjaga mutu pendidikan non-formal agar mampu beradaptasi dan bersaing di era sekarang.

Selama dua hari ini, para peserta diajak menyelami bagaimana SPMI menjadi jantung dari keberlanjutan kualitas sekolah, serta bagaimana strategi praktis merancang pembelajaran yang mengintegrasikan kecakapan literasi dan numerasi berbasis kebutuhan peserta didik.

Hari 3: Menuju Pendidik Digital di SMKTP 45 Jembrana

Rangkaian kegiatan ditutup pada hari Sabtu, 19 September bertempat di SMKTP 45 Kab. Jembrana. Sesi terakhir ini difokuskan pada materi Digitalisasi Education.

Di era transformasi digital saat ini, pendidikan non-formal seperti SKB dan PKBM memiliki peran strategis untuk memanfaatkan teknologi modern. Kami berdiskusi dan mempraktikkan langsung pemanfaatan tools digital untuk efisiensi administrasi, pengelolaan program BOS Kinerja, hingga penciptaan media pembelajaran yang lebih interaktif.



Refleksi dan Harapan

Semangat dan antusiasme dari para pengelola serta tutor SKB dan PKBM Bhatara sepanjang tiga hari pertemuan ini sangat luar biasa. Pendidikan non-formal adalah garda penting dalam wujud kesetaraan akses pendidikan di Kabupaten Jembrana, dan BOS Kinerja Terbaik ini menjadi pelecut semangat untuk terus menghadirkan layanan pendidikan yang berkualitas.

Terima kasih atas kolaborasi yang hangat dari seluruh peserta dan panitia penyelenggara. Semoga materi yang didiskusikan bersama dapat memberikan dampak nyata dan keberlanjutan bagi kemajuan lembaga masing-masing.

Sampai jumpa di ruang-ruang belajar dan berbagi selanjutnya!

 

Continue reading Menguatkan Mutu dan Digitalisasi, Catatan Pendampingan Bimtek BOS Kinerja SKB & PKBM Bhatara Jembrana

29 Juli 2026

,

Empat Hari Menempa Diri Untuk Penguatan Kapasitas Fasilitator Daerah Provinsi Bali

 


Ada energi hangat yang membakar semangat ketika langkah kaki melangkah masuk ke Ballroom Hotel Harris Sunset Road, Bali, pada pertengahan Juli lalu. Tepatnya pada tanggal 15 hingga 18 Juli 2026, suasana ruangan ber-AC dingin itu seketika terasa hangat oleh antusiasme puluhan pendidik dari berbagai penjuru Pulau Dewata.

Hari itu, saya berkesempatan hadir dan berproses bersama dalam kegiatan Penguatan Kapasitas Fasilitator Daerah (Fasda) Provinsi Bali. Sebuah ruang perjumpaan yang tidak biasa, karena di sanalah para "Pejuang Digital"—berisikan perwakilan Guru, Kepala Sekolah, hingga Pengawas Sekolah se-Provinsi Bali—duduk bersama, menepi sejenak dari rutinitas harian di sekolah masing-masing untuk satu tujuan yang sama: menaikkan level kapasitas diri demi kemajuan pendidikan anak-anak kita.

Belajar, Berbagi, dan Menguatkan

Selama empat hari tiga malam, alur kegiatan terasa sangat dinamis dan kaya akan wawasan. Tidak ada sekat antara pengawas, kepala sekolah, maupun guru. Semua melebur menjadi pembelajar yang haus akan ilmu baru.

Ada tiga pilar utama yang menjadi menu pembelajaran intensif kami selama kegiatan berlangsung:

  1. Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) Kami diajak menyelami kembali bagaimana sekolah bisa membangun siklus penjaminan mutu yang mandiri, terukur, dan berkelanjutan. Mutu pendidikan bukan sekadar angka di atas kertas, melainkan budaya yang dihidupi sehari-hari oleh seluruh warga sekolah.
  2. Pembelajaran Digital yang Bermakna Sebagai Pejuang Digital, sesi ini bagaikan menyiram benih kreativitas yang ada di kepala. Kami mengeksplorasi strategi integrasi teknologi yang bukan cuma sekadar "menggunakan aplikasi," melainkan bagaimana memanfaatkan media digital agar pembelajaran terasa interaktif, kontekstual, dan benar-benar berpusat pada siswa.
  3. Penguatan Literasi & Numerasi Menjawab tantangan zaman, penguatan konsep dasar literasi dan numerasi menjadi sorotan penting. Kami mendiskusikan strategi praktis bagaimana menganyam kemampuan berpikir kritis dan pemecahan masalah ke dalam tiap aktivitas belajar di kelas dengan cara yang menyenangkan.

Oleh-oleh Semangat untuk Sekolah dan Daerah

Di balik padatnya jadwal materi dari pagi hingga malam, momen yang paling berkesan adalah saat sesi menjadi pemateri yang dinilai oleh rekan-rekan sekelas. Melihat penampilan para Pengawas, Kepala Sekolah dan Guru Pejuang Digital menambah semangat baru dalam melaksanakan tugas sebagai fasilitator di sekolah yang ditunjuk.

Sabtu, 18 Juli 2026, kegiatan resmi ditutup dengan senyum puas dan rasa optimis yang membuncah. Kami melangkah keluar dari Hotel Harris Sunset Road bukan lagi sekadar sebagai peserta, melainkan sebagai Fasda yang siap mengimbaskan ilmu, energi, dan semangat baru kepada sekolah-sekolah yang mendapatkan Bos Kinerja.

Pengalaman 4 hari ini menjadi amunisi berharga untuk terus berkarya, berinovasi, dan mendampingi rekan-rekan sejawat. Mari terus bergandengan tangan, bergerak bersama, dan berdampak nyata bagi pendidikan Bali!

 

Continue reading Empat Hari Menempa Diri Untuk Penguatan Kapasitas Fasilitator Daerah Provinsi Bali