07 Oktober 2026

,

Berbagi Praktik Baik Media Interaktif Berbasis Lumi Education

 


Halo Sahabat Cikgu dan para pendidik hebat di seluruh Nusantara!

Semoga semangat untuk terus belajar, berkarya, dan berbagi senantiasa menyalakan ruang-ruang kelas kita. Pada kesempatan kali ini, saya ingin mendokumentasikan sekaligus membagikan pengalaman saat dipercaya menjadi Narasumber Implementasi Digitalisasi Pembelajaran, dengan fokus materi Pengembangan Media Pembelajaran Interaktif Menggunakan Aplikasi Lumi  di SMP Firdaus.

Sebagai guru di era transformatif ini, kita tentu menyadari bahwa menghadirkan teknologi ke dalam kelas bukan lagi sekadar pelengkap, melainkan kebutuhan. Namun, tantangannya adalah: bagaimana menjadikan teknologi tersebut benar-benar mampu mengajak siswa aktif berpikir, terlibat, dan menikmati proses belajar?

Salah satu jawaban yang saya temukan dan bagikan pada kegiatan workshop kali ini adalah memanfaatkan Lumi Education.

Mengapa Memilih Lumi untuk Pembelajaran Interaktif?

Di hadapan para rekan sejawat yang hadir, saya memaparkan mengapa Lumi menjadi salah satu tool unggulan yang sangat direkomendasikan untuk akselerasi digitalisasi sekolah:

  1. Berbasis H5P yang Kaya Fitur: Lumi mengintegrasikan standar H5P yang memungkinkan kita membuat lebih dari 40 jenis konten interaktif—mulai dari Interactive Video, Drag and Drop, Flashcards, Branching Scenario, hingga Interactive Presentation.
  2. Fleksibel (Offline & Online): Ini adalah poin krusial! Aplikasi desktop Lumi dapat dijalankan secara offline saat pembuatan materi. Konten yang dihasilkan juga bisa diekspor dalam format HTML5 atau paket SCORM yang siap diintegrasikan ke Learning Management System (LMS) sekolah, blog, maupun diakses langsung tanpa koneksi internet yang kuat.
  3. Gratis dan Open Source: Bebas biaya lisensi sehingga sangat ramah untuk diimplementasikan oleh guru di berbagai jenjang dan daerah.

 

0 comments:

Posting Komentar