Ruang
digital WhatsApp Group kembali hangat malam ini. Pukul 19.00 hingga 21.00 WIB
menjadi momen yang penuh energi positif saat saya kembali diberi amanah dan
kesempatan berharga untuk menjadi narasumber dalam Kelas Belajar Menulis
Nusantara (KBMN) PGRI Gelombang 34.
Mengusung
tema yang membakar semangat, "Berkarya dan Berprestasi di Kancah
Nasional Lewat Menulis", diskusi malam ini bukan sekadar ajang berbagi
teori, melainkan ruang refleksi betapa sebuah tulisan mampu membawa seorang
pendidik melangkah jauh melampaui batas ruang kelasnya.
Menulis
Bukan Sekadar Hobi, Tapi Jembatan Prestasi
Dalam
pemaparan materi, saya menekankan bahwa menulis bagi seorang guru dan pegiat
literasi bukan lagi sekadar pengisi waktu luang. Menulis adalah senjata terbaik
untuk menyuarakan ide, mendokumentasikan inovasi pembelajaran, dan mengukir
prestasi di tingkat nasional.
Ada
tiga poin penting yang malam ini kami bedah bersama para peserta yang luar
biasa antusias:
- Menemukan Unsur Kebaruan (Novelty):
Bagaimana mengubah pengalaman mengajar sehari-hari atau pemikiran
sederhana menjadi sebuah karya tulis yang memikat juri lomba nasional atau
redaksi penerbit.
- Konsistensi dan Mentalitas
Pembelajar: Prestasi nasional tidak lahir
semalam. Ia adalah buah dari tumpukan draf yang terus diperbaiki dan
keberanian untuk menerima penolakan.
- Membangun Personal Branding:
Lewat tulisan yang tersebar di buku antologi, jurnal, atau media massa,
seorang guru sedang membangun rekam jejak digital yang positif dan diakui
secara nasional.
Antusiasme
yang Menyala di WhatsApp Group
Meskipun
kelas berlangsung secara daring melalui WhatsApp Group, sekat digital sama
sekali tidak mengurangi kehangatan jalannya acara. Sejak pukul 19.00 WIB,
notifikasi pertanyaan dan tanggapan dari para peserta mengalir deras.
"Bagaimana
menjaga konsistensi menulis di tengah padatnya tugas mengajar?"
"Bagaimana cara menembus kompetisi menulis tingkat nasional tanpa rasa
minder?"
Pertanyaan-pertanyaan
tajam seperti ini menunjukkan betapa besarnya potensi dan gairah literasi yang
dimiliki oleh para guru di seluruh penjuru nusantara. Selama dua jam penuh,
kami saling melempar ide, memberikan motivasi, dan meruntuhkan mental blog (mental
block) yang selama ini sering menghantui para penulis pemula.
Terima
Kasih, KBMN PGRI!
Kembali
berdiri—secara virtual—di panggung KBMN PGRI selalu memberikan kepuasan batin
tersendiri bagi saya. Program ini terus konsisten menjadi inkubator lahirnya
penulis-penulis hebat dari kalangan pendidik.
Terima
kasih kepada tim panitia KBMN PGRI Gelombang 34 yang telah memfasilitasi
kegiatan ini dengan sangat baik, serta seluruh peserta yang telah meluangkan
waktu malamnya untuk belajar bersama.
Mari
kita terus menulis, karena dengan menulis kita tidak hanya sedang berkarya
untuk hari ini, tetapi sedang menenun sejarah prestasi kita sendiri di kancah
nasional. Sampai jumpa di ruang-ruang literasi berikutnya!
Salam
Literasi!
Hasil Resume Peserta
- https://sadiyah83.blogspot.com/2026/05/berkarya-berprestasi-di-kancah-nasional.html
- https://nufusana81.blogspot.com/2026/05/menulis-untuk-bertumbuh-dan-berprestasi.html
- https://aanmarian.blogspot.com/2026/05/menulis-jalan-menuju-prestasi-dari-guru.html
- https://emmiutan.blogspot.com/2026/05/lewat-menulis-go-internasional.html
- https://umiya110572.blogspot.com/2026/05/berkarya-dan-berprestasi-di-kancah.html
- https://hening124.blogspot.com/2026/05/berkarya-dan-berprestasi-di-kancah.html
0 comments:
Posting Komentar